Cara Mengetahui Data Penduduk yang Bocor dan Beredar di Internet

  • Bagikan
Cara Mengetahui Data Penduduk yang Bocor dan Beredar di Internet

Nurnajma.com – Kasus 279 juta data penduduk Indonesia yang bocor menunjukkan bahwa data pribadi semakin tidak aman di era dunia digital.

Sayangnya, banyak warga berjuluk +62 sampai saat ini tidak sadar ataupun mengerti ketika data pribadinya, berupa email, kata sandi, hingga nomor ponsel, telah dicuri peretas dan dijual.

Untuk mengetahui apakah data pribadi seperti email dan password pengguna sudah pernah bocor dan diperjualbelikan di internet bisa dilakukan dengan mengecek lima situs berikut.

1. Periksa Data

Pendiri komunitas Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, mengklaim telah membuat situs yang dapat mendeteksi data seseorang bocor atau tidak. Website yang dilengkapi tools khusus ini dinamai periksadata.com.

Anda tinggal memasukkan email pada kolom yang tersedia. Situs itu akan langsung memberikan informasi mengenai data milik Anda, apakah pernah bocor atau tidak.

2. Firefox Monitor

Situs cek peretasan besutan peramban Firefox dengan alamathttps://monitor.firefox.com/ini memungkinkan pengguna mengecek apakah email dan kata sandi telah bocor. Sama seperti situs cek peretesan pada umumnya, Anda tinggal memasukkan email Anda.

Di situs itu, Anda juga bisa langsung melakukan pengecekan ke akun secara spesifik. Dengan memilih navigasi ‘Breaches’ di sebelah ‘Home’, Anda bisa melihat kebcoran-kebocoran yang dialami oleh layanan digital mulai dari e-commerce hingga dompet digital.

3. Have I Been Pwned?

Have I Been Pwned bekerja untuk melacak pelanggaran yang menggunakan email Anda. Anda hanya perlu memasukkan alamat email agar situs melakukan pengecekan apakah email Anda terancam.

Untuk pelanggaran yang lebih sensitif, situs https://haveibeenpwned.com/bisa memberi layanan pengecekan, namun Anda diminta untuk mendaftar di situs itu lebih dulu.

4. Avast

Avast.com merupakan situs keamanan internet lintas platform untuk Microsoft Windows, macOS, Android dan iOS. Caranya, akses situs berikut:https://www.avast.com/hackcheck/.

Di email, Avast akan melaporkan berapa kali password email Anda bocor. Avast juga menginformasikan email Anda bocor saat terhubung dengan situs apa saja, misalnya Gmail hingga berbagai layanan e-commerce.

5. DeHashed

DeHashed tidak hanya bisa memeriksa apakah email Anda bocor atau tidak. Situs https://www.dehashed.com/ juga memungkinkan Anda mengetahui apakah identitas Anda muncul di daftar yang diretas.

Anda juga dapat melihat kata sandi Anda ada di daftar akun mana saja. Akan tetapi untuk akses yang lebih mudah, Anda harus berlangganan di situs ini.

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *