in

Hafalan Doa Qunut Witir Saat Ramadhan serta Manfaatnya

Membaca doa qunut di rakaat terakhir sholat witir setelah sholat tarawih pada malam Ramadhan oleh sebagian ulama dinilai sunnah. Dikenal ada tiga macam doa qunut. Pertama doa qunut nazilah yaitu doa yang diucapkan saat ada musibah besar yang menimpa. Doa ini dibaca setelah gerekan rukuk (iktidal) dalam rakaat terakhir sholat.

Berikutnya doa qunut yang kedua yaitu dibaca saat rakaat terakhir dalam sholat subuh. Terakhir adalah doa qunut saat sholat witir. Doa ini dibaca saat rakaat terakhir.

Tata Cara Doa Qunut Sholat Witir

1. Dilakukan rakaat terakhir

2. Dibaca saat iktidal atau setelah bangun dari rukuk

3. Saat membaca doa Qunut kedua telapak tangan diangkat

Bacaan Doa Qunut Saat Sholat Witir

اَللّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، وَاسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdini fiiman hadayt(a) wa ‘aafinii fiiman ‘aafayt(a) wa tawallanii fiiman tawallayt(a) wa baariklii fiiman a’thoyt(a) waqinii syarro maa qodhoyt(a) wallaa yuqdhoo ‘alaik(a) wa innahu laa yadzillu man waalayt(a) walaa ya’izzu man ‘aadayt(a) tabaarakta robbanaa wa ta’aalayt(a) wa astagfiruka wa atuubu ilaik(a), wa shallallâhu ‘alâ sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.”

Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana Engkau memberikan petunjuk (kepada selainku), berilah keselamatan sebagaimana Engkau memberikan keselamatan (kepada selainku), rawatlah aku sebagaimana Engkau merawat orang lain, berilah keberkahan kepadaku pada semua pemberian-Mu, lindungilah aku dari kejelekan takdir-Mu, sesungguhnya Engkau menakdirkan dan tidak ditakdirkan, dan sesungguhnya tidak terhinakan orang yang menjadikan Engkau sebagai wali, dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau, wahai Rabb kami.

Hal: First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mengenal Urutan Surat Pendek Shalat Tarawih dan Surat Pendek Shalat Witir

Doa Niat Salat Sunnah Rawatib serta Solat Qobliyah dan Ba’diyah