in ,

Tips Hadapi Debt Collector Pinjaman Online

Tips Hadapi Debt Collector Pinjaman Online

Nurnajma.com – Di saat tertentu adanya pinjaman online dapat menjadi penyelamat keuangan dan solusi untuk penuhi kebutuhan mendesak jika digunakan dengan tepat. Akan tetapi, di sisi lain, pinjaman online juga dapat menjerumuskan keuangan jika kurang bijaksana penggunaannya.

Pasalnya, jika diajukan tanpa pertimbangan, tagihan produk keuangan tersebut bisa semakin menggunung dan sulit untuk dilunasi. Jika cicilannya sampai menunggak atau macet, tentu ada sejumlah konsekuensi yang harus siap dihadapi.

Selain sanksi denda dan skor kredit memburuk, ada juga aktivitas penagihan cicilan yang dilakukan oleh debt collector. Perlakuan dari debt collector inilah yang seringkali ditakuti oleh orang yang memiliki tagihan pinjaman online dan masih belum bisa melunasinya.

Ini pentingnya mengajukan pinjaman di lembaga yang resmi dan legal. Biasanya di lembaga resmi aktivitas penagihan debt collector tidak sampai mengancam kehidupan nasabah.

Dengan begitu metode penagihan debt collector yang mengkhawatirkan, mengarah ke tindakan premanisme, hingga ancaman verbal maupun non verbal tidak akan dialami nasabah. Hal tersebut bisa terjadi jika menggunakan layanan pinjaman online ilegal dan tidak terdaftar OJK.

Lalu, bagaimana cara tepat menghadapi proses penagihan yang dilakukan oleh debt collector tersebut? Nah, bagi Anda yang sedang di situasi tersebut, berikut tips menghadapi penagih utang pinjaman online dengan cerdas berikut ini.

Pahami Dulu Kebijakan OJK Perihal Metode Penagihan Pinjaman Online

Sebelum membahas tentang cara menghadapi penagihan utang pinjaman online oleh debt collector, alangkah lebih baik jika Anda memahami dulu tentang kebijakan atau regulasi OJK tentang metode penagihan tersebut. Seperti yang sempat disinggung sedikit sebelumnya, metode penagihan debt collector dengan cara premanisme, kekerasan, hingga ancaman hanya terjadi jika Anda mengajukan pinjaman pada layanan ilegal dan tak terdaftar OJK.

Di tengah banyaknya muncul layanan pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat, perusahaan fintech diminta untuk tak lagi melakukan penagihan jika nasabah tak kunjung melunasinya setelah 90 hari pasca jatuh tempo pinjaman. Peraturan ini dibuat berdasarkan aturan yang diterbitkan oleh OJK. Meski begitu, sebagai konsekuensinya, pihak peminjam akan langsung dilaporkan dan dimasukkan ke daftar hitam peminjam.

Hal: First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beli Tesla Gunakan Dogecoin

Elon Musk Izinkan Beli Tesla Gunakan Dogecoin? Butuh Berapa Banyak Coin?

Bitcoin Banyak di Buru Investor

Bitcoin Banyak di Buru Investor, Lalu Bagaimana dengan Resikonya?