Dear Lulusan SMA/Sederajat, Mau Daftar CPNS/PPPK 2021, Ketahui Besaran Gaji Pokok yang di Terima

  • Bagikan
Dear Lulusan SMA/Sederajat, Mau Daftar CPNS/PPPK 2021, Ketahui Besaran Gaji Pokok yang di Terima

Nurnajma.com – Mau daftar CPNS atau PPPK 2021 menggunakan ijazah SMA/sederajat, berapa besar gaji pokok yang bakal diterima?

Simak penjelasan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono berikut ini.

Tidak lama lagi, seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 bakal dibuka.

Jika sesuai dengan perencanaan, pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2021 akan dibuka pada bulan April mendatang.

Sementara formasi jabatannya dipastikan akan diumumkan pada bulan Maret ini.

Seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya, dalam penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini, pemerintah akan membuka sebanyak 1,3 juta lowongan.

Formasi itu juga termasuk untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang nantinya akan menempati berbagai instansi baik di pemerintahan pusat maupun daerah.

Untuk komposisinya, terbanyak ialah formasi guru dengan jumlah kuota 1 juta orang, yang akan direkrut lewat jalur PPPK/P3K.

Diikuti formasi untuk tenaga kesehatan (nakes) di komposisi paling banyak urutan kedua dan jabatan fungsional tenaga teknis lainnya.

Berikut adalah rincian 1,3 juta formasi daftar CPNS/PPPK yang dibuka pada tahun 2021.

1. Sebanyak 1 juta guru PPPK melalui skema yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (untuk Pemda).

Pelamar formasi guru lewat jalur PPPK diwajibkan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dapodik Kemendikbud).

2. Untuk pemda (di luar guru) ditentukan sebesar sekitar 189 ribu yang terdiri atas:

Sebanyak 70 ribu PPPK jabatan fungsional (selain guru).

Sebanyak 119 ribu CPNS untuk berbagai jabatan teknis yang sangat diperlukan (termasuk tenaga kesehatan).

3. Untuk instansi pemerintah pusat ditentukan kebutuhan sebesar sekitar 83 ribu dengan persantase 50 persen PPPK dan 50 persen CPNS.

Lalu, mungkinkah ada formasi jabatan untuk lulusan SMA pada seleksi penerimaan CPNS tahun ini ?

Berapakah besaran gaji pokok yang bakal diterima bagi yang mendaftar CPNS atau PPPK menggunakan ijazah SMA/sederajat ?

Melansir Kompas.com, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, tak ada perbedaan PNS maupun PPPK dari segi fasilitas dan tunjangan yang didapatkan.

“Kalau gaji, tunjangan dan fasilitas sama. Tapi saat ini, belum ada aturannya PPPK mendapat hak pensiun.

Tapi skema-skema seperti tabungan hari tua sedang dibahas,” kata Paryono yang dihubungi Kompas.com, Minggu 7 Maret 2021.

Lalu, bagaimana dengan gaji PNS dan PPPK yang pendidikannya lulusan SMA/SMK?

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, untuk lulusan SMA/SMK akan menerima gaji pokok mulai dari Rp 2.022.200 hingga Rp 3.820.000.

Sedangkan, nominal gaji pokok untuk PPPK lulusan SMA/SMK, di dalam PP Nomor 98 Tahun 2020 yang mengatur tentang Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tertera mulai dari Rp 2.325.600 sampai dengan Rp 3.878.700.

Gaji pokok ini berdasarkan golongan dan masa kerjanya.

Paryono menyebutkan, untuk CPNS lulusan SMA/SMK termasuk pada golongan II.

Sementara, untuk PPPK dengan lulusan tersebut termasuk kategori golongan V.

Formasi jabatan pada pendaftaran CPNS 2021 memang belum diumumkan secara resmi.

Sehingga, belum diketahui apakah lulusan SMA juga memiliki kesempatan untuk ikut seleksi pada CPNS 2021.

Namun, melihat seleksi di tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran CPNS memang tak terbatas untuk kalangan berpendidikan Strata-1 ke atas.

Namun, ada juga formasi untuk lulusan SMA/SMK dengan kuota penerimaan yang cukup banyak.

Bahkan tercatat, ada bebeberapa instansi membuka formasi untuk lulusan SMA pada CPNS 2017, CPNS 2018, dan CPNS 2019.

Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan bagi pemegang ijazah SMA/sederajat untuk mengikuti seleksi CPNS dan PPPK yang digelar pada tahun ini.

Beberapa instansi yang biasanya buka formasi untuk lulusan SMA adalah Kemenkumhan, Kejaksaan Agung, Kementerian LHK, BNN, Kementerian Pertanian, Kemendikbud, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).

Berikut telah kami rangkum sejumlah informasi terkait instansi yang membuka formasi CPNS untuk lulusan SMA/SMK, berdasarkan seleksi penerimaan pada tahun 2019.

Informasi tersebut juga dilengkapi dengan syarat pendaftarannya sesuai dengan jabatan formasi yang dibuka.

1. Kemenkumham

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) adalah salah satu instansi yang membuka lowongan CPNS terbesar dengan syarat lulusan SMA/SMK.

Pada tahun 2019, Kemenkumham membuka 3.532 formasi khusus bagi lulusan SMA sederajat atau lulusan SMA/SMK/MA.

Rinciannya, sebanyak 2.875 untuk penjaga tahanan/sipir dan 657 untuk pemeriksa keimigrasian.

Pada tahun 2017 dan 2018, Kemenkumham juga membuka formasi serupa.

Merujuk seleksi CPNS tahun 2019, berikut adalah beberapa syarat khusus daftar CPNS di Kemenkumham untuk lulusan SMA, yang dirangkum dari laman kemenkumham.go.id.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun.

2. Untuk formasi umum serta putra/putri Papua dan Papua Barat:

– Bagi pendaftar dengan sekolah dari luar negeri, telah memiliki ijazah dan daftar nilai yang telah disetarakan Kemendikbud.

– Bagi pendaftar dengan sekolah dari dalam negeri, sekolah telah terdaftar di Kemendikbud dan/atau Kemenag.

3. Untuk jabatan penjaga tahanan dan jabatan pemeriksa keimigrasian, tinggi badan pria minimal 160 cm, sementara wanita minimal 155 cm.

4. Pelamar jabatan penjaga tahanan dan pemeriksa keimigrasian juga harus sesuai dengan provinsi domisili yang tercantum dalam e-KTP.

5. Jika ingin mendaftar di wilayah lain yang tidak sesuai dengan alamat e-KTP, pelamar wajib membuat surat keterangan dari kelurahan atau kantor desa setempat, yang menerangkan bahwa ia telah berdomisili di wilayah tersebut.

6. Point 4 dan 5 berlaku untuk formasi umum, sementara formasi khusus putra/i Papua, maka wajib berdomisili di provinsi Papua dan Papua Barat.

2. Kejaksaan Agung

Di Kejaksaan Agung ada 2.000 lowongan formasi yang dibuka pada seleksi CPNS 2019 khusus untuk lulusan SMA sederajat .

Formasi tersebut dibuka untuk 2 jabatan, yaitu Pengawal Tahanan/Narapidana dan Pengemudi Pengawal Tahanan, dengan jumlah masing-masingnya kuotanya sebanyak 1.000 orang.

Pada tahun 2017 dan 2018, Kejaksaan Agung juga selalu membuka formasi ini.

Berikut adalah beberapa syarat khusus daftar CPNS di Kejaksaan agung untuk lulusan SMA, dirangkum dari laman kejaksaan.go.id.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

2. Tidak buta warna baik parsial maupun total, tidak cacat fisik, cacat mental dan juga bertato.

3. Tinggi badan pria minimal 160 cm, sementara wanita minimal 155 cm.

4. Punya postur badan ideal dengan standar Indeks Massa Tubuh (BMI) antara 18-25.

5. Nilai Ijazah rata-rata 7,00. Apabila pendaftar memiliki nilai yang tidak terdapat dalam ijazah maka diambil nilai lain yang setara dengan ijazah.

6. Untuk pelamar jabatan Pengawal tahanan punya sertifikat keterampilan bela diri/pelatihan satuan pengamanan.

7. Untuk jabatan Pengemudi Pengawal Tahanan punya Surat Ijin Mengemudi (SIM) A yang masih berlaku.

8. Punya ijazah komputer minimal program Microsoft Office dan pengoperasian internet.

3. Kementrian LHK

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga memberikan jatah bagi lulusan SMK.

Pada seleksi penerimaan CPNS 2019, setidaknya ada 1 formasi jabatan bagi lulusan SMA sederajat di KLHK.

Satu formasi jabatan itu adalah Polisi Kehutanan yang dibuka untuk pemegang ijazah SMK.

Adapun jumlah kuota penerimaannya sebanyak 80 orang dengan penempatan di sejumlah Balai Taman Nasional.

Bahagianya, formasi Polisi Kehutanan selalu dibuka KLHK setiap tahun, termasuk pada CPNS 2017 maupun 2018.

Sehingga ada kemungkinan pada tahun ini, KLHK juga membuka formasi untuk lulusan SMA.

Berikut adalah beberapa syarat khusus daftar CPNS di KLHK untuk lulusan SMA, dirangkum dari laman ropeg.menlhk.go.id.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

2. Tinggi badan pria minimal 160 cm, sementara wanita minimal 155 cm.

3. Punya Indeks Massa Tubuh (BMI) ideal.

4. Nilai Ijazah rata-rata 7,00.

5. Tidak buta warna, tidak berkaca mata (minus/plus) dan tidak cacat badan yang dibuktikan dengan Surat keterangan Dokter saat pelaksaanaan tes kesamaptaan.

6. Tidak pernah patah tulang, dibuktikan dengan hasil rontgen seluruh badan saat peserta mengikuti pemberkasan/dinyatakan lulus seleksi.

4. Kementan

Pada tahun 2019 terdapat 45 formasi untuk lulusan SMA di Kementerian Pertanian (Kementan).

Formasinya antara lain Paramedik karantina hewan, pemula paramedik veteriner, pemula pengawas benih, dan Pemula pengawas mutu pakan, pemelihara kebun, dan pemula pengendali organisme pengganggu tumbuhan.

Berikut adalah syarat-syarat pendaftarannya berdasarkan seleksi tahun 2019, yang dirangkum dari laman pertanian.go.id.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

2. lulusan SMK bidang Pertanian, Perkebunan, Hortikultra, Peternakan dan Kesehatan Hewan yang terdaftar di Kemndikbud.

3. Memiliki nilai ijazah/ujian sekolah rata-rata minimal 7,00.

5. Kemendikbud

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga turut membuka seleksi CPNS 2019 untuk jalur SMA/SMK.

Terdapat sebanyak 11 formasi yang terbagi atas 3 jabatan.

Yakni, pengadministrasian keuangan sebanyak 3 formasi, teknisi laboratorium sebanyak 2 formasi, dan teknisi pemetaan dan penggambaran sebanyak 6 formasi.

Berikut syarat daftar CPNS di kemendikbud untuk lulusan SMA, dirangkum dari laman kemdikbud.go.id.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

2. Berasal dari SMK Teknik Kimia untuk pendaftar teknisi laboratorium dan SMK Teknologi dan Rekayasa untuk formasi teknisi pemetaan dan penggambaran.

2. SMA/SMK/SLTA sederajat terdaftar di Kemendikbud dan/atau Kemenag.

3. Bagi pendaftar dari sekolah luar negeri mendapat penyetaraan ijazah SMA/SMK/SLTA sederajat dari Kemendikbud.

4. Nilai pada Surat Tanda Tamat Belajar rata-rata 7,00.

6. BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN) juga pernah membuka formasi untuk lulusan SMA pada CPNS 2018.

Formasi itu adalah pawang anjing pelacak.

Sementara pada seleksi tahun 2019, BNN juga membuka satu formasi untuk lulusan SMA.

Formasi itu adalah Penjaga Tahanan dengan jumlah kuota sebanyak 9 orang untuk 7 wilayah satuan kerja.

Berikut adalah syarat pendaftaran CPNS di BNN untuk lulusan SMA sebagaimana dilansir dari laman bnn.go.id.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun.

2. Lulusan dari SMA sederajat yang terdaftar di Kemendikbud.

3. Nilai Ijazah/STTB minimal 7 untuk masing-masing mata pelajaran (bukan nilai rata-rata).

4. Jabatan Penjaga Tahanan dikhususkan untuk Laki-laki dengan tinggi badan minimal 160 cm.

7. Kementerian Perhubungan

Kementerian Perhubungan juga membukan banyak formasi lulusan SMA sederajat pada seleksi penerimaan CPNS tahun 2019.

Formasi paling banyak dibuka yakni di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dengan keseluruhan formasi 50 orang untuk menempati berbagai jabatan.

Direktorat Jenderal perhubungan Udara juga membuka sebanyak 44 formasi dengan berbagai jabatan untuk lulusan SMA.

Sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membuka sebanyak 1 formasi jabatan, khusus untuk lulusan SMK jurusan Teknik Otomotif.

Adapun syarat secara umum mendaftar CPNS di kementerian perhubungan sebagaimana dirangkum dari laman dephub.go.id adalah sebagai berikut.

1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

2. Usia pelamar ditentukan berdasarkan tanggal kelahiran yang tercantum dalam ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB).

3. Tinggi badan pria minimal 160 cm, sementara wanita minimal 155 cm.

4. Lulusan dari SMA sederajat yang terdaftar di Kemendikbud.

5. Nilai ijazah rata-rata (bukan nilai UN) minimal 7.

8. BASARNAS

Sementara di Basarnas adalah formasi rescuer pemula untuk lulusan SMA/SMK.

Hanya saja syaratnya harus memiliki sertikat renang/selam/pelatihan SAR.

9. Badan Intelijen Negara

Total terdapat 200 formasi lulusan SMA di Badan Intelijen Negara (BIN) pada CPNS 2019.

Formasi ini untuk mengisi jabatan pranata komputer pelaksana pemula dalam formasi khusus tenaga pengamanan siber.

Persyaratan khusus untuk CPNS lulusan SMA/SMK BIN adalah berpengalaman minimal dua tahun di bidang keamanan siber, yang dibuktikan dengan Surat Perjanjian Kontrak Kerja.

Pilih formasi yang lebih rendah dari Ijazah yang dimiliki

Bolehkah pilih atau daftar CPNS di formasi yang lebih rendah dari ijazah yang dimiliki ?

Misalnya seperti pemegang ijazah Strata-2, tapi ingin memilih formasi untuk lulusan Strata-1.

Melansir laman FAQ sscn.bkn.go.id, pelamar CPNS disarankan menggunakan ijazahnya untuk melamar sesuai dengan formasi dan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan.

“Gunakan ijazah untuk melamar sesuai dengan formasi dan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan”.

Demikian tulis BKN yang dikutip dari laman FAQ situs seleksi CPNS nasional SSCN.

Perlu diingat, semua persyaratan yang dijelaskan sebelumnya merupakan syarat khusus atau tambahan untuk pendaftar CPNS lulusan SMA pada seleksi penerimaan ASN tahun 2019.

Untuk seleksi tahun ini, intansi-intansi tersebut bisa saja kembali membuka peluang bagi lulusan SMA, namun dengan formasi jabatan lainnya.

Syarat pendaftarannya pun bisa berubah sesuai dengan ketentuan dari masing-masing instansi.

Untuk mengetahui informasi pasti, sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Bisa juga dengan memantau laman resmi atau media sosial dari masing-masing intansi terkait, serta situs SSCASN untuk mengupdate informasi seputar pendaftaran CPNS 2021.

Artikel ini telah tayang di tribunnews.com dengan judul: Ini Besaran Gaji CPNS/PPPK 2021 Berijazah SMA/Sederajat, Biasa Formasi Diterima di Instansi Ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *