Mau Bansos Modal Usaha Rp3,5 Juta dari Kemensos, Pahami Syarat Ini Agar Lolos

  • Bagikan
Mau Bansos Modal Usaha Rp3,5 Juta dari Kemensos, Pahami Syarat Ini Agar Lolos

Bansos Modal Usaha Rp3,5 juta adalah salah satu bansos yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Kabar baiknya Bansos Modal Usaha Rp3,5 juta atau Bansos KPM PKH tetap akan dicairkan di tahun 2021.

Pencairan Bansos Modal Usaha Rp3,5 juta memang akan sangat membantu masyarakat.

Khususnya masyarakat yang masih berjuang bertahan hidup di masa pandemi ini.

Perlu diketahui, Bansos Modal Usaha Rp3,5 juta ini merupakan salah satu program yang diberikan Kemensos untuk memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi.

Selain itu, dana Bansos untuk UMKM Rp3,5 juta ini akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi.

Dana yang dianggarkan Kemensos untuk Bansos Modal Usaha ini sebesar Rp5 miliar.

Nantinya Bansos Modal Usaha Rp 3,5 Juta akan diberikan secara bertahap yang dibagikan masing-masing Rp500 ribu.

Berikut ini adalah syarat daftar bantuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bansos modal usaha Rp3,5 Juta diantaranya:

1. Warga miskin/rentan miskin

2. Anggota KPM PKH yang sudah digraduasi

3. Punya usaha

Seperti yang sudah diberitakan¬†Fix Indonesia¬†dalam artikel “BLT Modal Usaha Rp3,5 Juta Tanpa Daftar Ternyata Hanya untuk Jenis Usaha Ini”, jenis usaha yang berhak mendapatkan program Bansos Modal Usaha Rp3,5 juta ini adalah:

1. Usaha kelontong

2. Usaha kuliner

3. Usaha pedagang

4. Usaha penjahit

5. Usaha pertanian

6. Usaha peternakan.

Kemudian, Kemensos akan melakukan seleksi terhadap KPM PKH yang sudah di graduasi. Jika Anda lolos akan diinfokan oleh pendamping PKH.

Adanya pelatihan diharapkan para penerima Bansos Modal Usaha mampu menafaatkan kesempeatan. Kemensos akan menghubungkan KPM PKH Graduasi dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sementara sebagai penerima Bansos Modal Usaha masyarakat pnerima bisa melihat status penerima di website dtks.kemensos.go.id di bagian cek bansos.

Sebagai catatan, untuk bisa masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ini masyarakat (fakir miskin) mendaftarkan diri ke Desa/Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK. Data ini kemudian akan dimusyawarahkan oleh pihak berwenang.

Sumber: portaljember.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *