BLT UMKM Rp 1,2 juta Rekening Dibekukan? Simak Cara Mengatasinya

  • Bagikan

Berikut solusi BLT UMKM 2021 tak cair karena rekening dibekukan dan 2 permasalahan lainnya yang sering muncul.

Seperti diketahui, BLT UMKM 2021 sudah cair untuk 5,2 juta pelaku UMKM.

Namun, ternyata masyarakat banyak yang menemui kendala pada saat pencairan.

Salah satunya adalah rekening yang dibekukan.

Netizen yang menanyakan hal tersebut adalah akun @Didishop1.

“Apakah pencairan bantuan UMKM masih di bekukan?”

Terkait hal tersebut Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto pun angkat bicara.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel ‘3 Persoalan Seputar BLT UMKM dan Solusinya’

Aestika menjelaskan pembekuan atau pemblokiran dana BLT UMKM merupakan suatu prosedur keamanan.

“Sebagai prosedur keamanan dan untuk memastikan BPUM diterima oleh penerima yang valid, maka seluruh dana BPUM memang dalam kondisi terblokir di rekening penerima,” kata dia.

Kondisi dibekukan tersebut hanya terjadi sampai dengan penerima datang ke kantor cabang BRI terdekat untuk melakukan verifikasi dan melengkapi dokumen pencairan.

Nantinya untuk membuka dana BPUM yang dibekukan adalah dengan membawa sejumlah dokumen ke kantor BRI.

Kelengkapan tersebut yakni e-KTP asli.

Sedangkan kelengkapan dokumen pencairan lain disediakan BRI dan dilengkapi saat penerima datang ke kantor BRI.

Kelengkapan tersebut yakni:

– Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM)

– Surat Pernyataan dan Kuasa

– Formulir Pembukaan atau Perubahan Data Rekening

Selain itu, ada beberapa permasalahan lain yang sering dialami penerima BLT UMKM 2021 yakni:

1. Terdaftar di eform.bri.co.id namun saldo belum masuk

Salah satu persoalan atau pertanyaan yang kerap muncul di media sosial yakni terkait status warga yang dinyatakan sebagai penerima.

Awalnya sewaktu mengecek di laman eform.bri.co.id/bpum, yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima, namun setelah dicek di rekening ternyata tidak ada.

Salah satu netizen yang menanyakan hal tersebut adalah akun Gilang Putra di grup Facebook Sukoharjo Makmur.

“Yg senasib mari kumpul. Habis cek di BRI eform terdaftar. Habis print mutasi butab. ZONK” tulis akun tersebut sembari melampirkan tangkapan layar status penerimaan di eform dan foto buku rekening.

Terkait hal tersebut Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan penerima yang mengeluhkan saldo mutasi rekeningnya belum masuk maka perlu memastikan lebih lanjut.

Yakni apakah rekening yang dilaporkan adalah rekening yang dipakai sebagai rekening penampungan dana BPUM 2021 atau bukan.

Selain itu perlu memastikan apakah rekening yang bersangkutan memiliki transaksi lain atau kewajiban lain yang dimiliki nasabah selain transaksi penyaluran BPUM.

Aestika juga menyebut untuk penerima yang telah terdaftar di eform maka bisa segera menghubungi kantor cabang terdekat untuk mengetahui jadwal atau waktu pencairan.

Hal ini karena pencairan BPUM dilakukan secara bertahap sesuai tanggal yang diberikan BRI atas instruksi pemerintah.

2. Apakah penerima tahun sebelumnya bisa mendapatkan lagi bantuan pada 2021?

Salah satu netizen yang menanyakan hal tersebut adalah akun @panggelbeiam di media sosial Twitter.

“@kontakBRI malam admin, saya penerima bantuan BPUM 2020, apa benar saya bisa mendapatkan kembali bantuan BPUM 2021? saya lihat di postingan kemenkopukm katanya bisa menerima kembali, kalau memang iya apakah saya harus kembali menyiapkan persyaratan yang diperlukan ?”.

Terkait pertanyaan tersebut, sesuai dengan Permenkop UKM Nomor 2 Tahun 2021, disebutkan penerima bantuan pada 2020 akan menerima lagi di tahun 2021.

Hal tersebut tertera dalam Pasal 4 ayat 1 yang menyebutkan BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro yang:

– belum pernah menerima dana BPUM;

– dan atau, telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya.

Solusi Jika NIK KTP Tak Muncul

Berikut ini langkah untuk mengecek penerima bantuan:

1. Klik laman https://eform.bri.co.id/bpum atau di sini: LINK

2. Isi nomor KTP

3. Masukkan jawaban hitungan matematika untuk proses verifikasi

4. Klik pros inquiry

5. Selanjutnya, akan keluar pemberitahuan apakah Anda berhak mendapat bantuan atau tidak.

Jika sebelumnya dana yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta, kali ini hanya sebesar Rp 1,2 juta.

Menkop UKM Teten Masduki mengatakan, pemotongan bantuan ini dilakukan karena keterbatasan anggaran yang diberikan pemerintah.

“Anggaran tahun ini bakal beda. Saat ini disetujui 12,8 juta penerima. Untuk besarannya Rp 1,2 juta bukan Rp 2,4 juta,” ucap dia.

Bagaimana jika NIK KTP tidak muncul?

Jika saat mengecek di e-form BRI NIK KTP tak muncul, maka ada beberapa penyebabnya.

– Anda belum mendaftar program BPUM UMKM Rp 2,4 juta

– Sistem di Bank penyalur belum terkoneksi dengan link tersebut

– Rekening Anda terblokir karena Anda masih punya pembiayaan/kredit di bank.

– Nomor NIK KTP Anda tidak sinkron dengan data di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Solusinya adalah melakukan lakukan pengecekan secara langsung dengan mendatangi kantor bank penyalur BRI dengan membawa syarat dokumen pencairan.

Source

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *