in , , ,

Cek Penerima BPUM Rp 1,2 Juta 2021 tak Lagi dari SMS, Ini Tahap Terbarunya hingga Cara Pencairan

Pemerintah lewat Kementerian Koperasi serta UKM sudah menyalurkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro( BPUM) ataupun BLT UMKM.

Ada pula program BLT UMKM dikucurkan selaku upaya pemulihan ekonomi nasional.

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi serta UKM Hanung Harimba Rachman berkata, pencairan sudah dicoba kepada 5, 2 juta pelaksana UMKM.

Besaran bantuan kali ini yakni sebesar Rp 1, 2 juta, seperti dalam Peraturan Kemenkop UKM No 2 Tahun 2021.

Gimana cara mengetahui apakah kita terdaftar ataupun tidak sebagai penerima BLT UMKM? Namun, Tidak lagi via SMS Berbeda dengan 2020, pada 2021 ini, warga yang terdaftar tidak diberi data lewat pesan pendek( SMS).

Untuk mengecek data penerima dengan mengakses halaman e- Form BRI buat mengenali apakah mereka terdaftar ataupun tidak. Perihal tersebut di informasikan oleh Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto.

” Dikala ini trik pengecekan penerima BPUM 2021 hanya dengan mengakses halaman eform. bri. co. id/ bpum serta belum terdapat notifikasi lewat SMS,” ucap Aestika dikala dihubungi Kompas. com, Sabtu( 3/ 4/ 2021).

Sehabis mengakses e- Form BRI, masukkan no e- KTP( NIK) serta mengisi kode verifikasi dan melanjutkan proses inquiry buat mengenali hasilnya.

Metode pencairan: Untuk Kamu yang terdaftar selaku penerima ataupun tidak timbul notifikasi pada laman e- form BRI.” Apabila bukan tercantum penerima BPUM maka notifikasinya No eKTP tidak terdaftar selaku penerima BPUM,” kata ia.

” Apabila tercatat memperoleh BPUM, berikutnya bisa menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat buat waktu/ agenda pencairan,” lanjut Aestika.

Mengenai pencairan, Aestika menekankan bahwa akan dilakukan secara bertahap sesuai tanggal yang diberikan oleh BRI. Penerima BPUM bisa datang sesuai jadwal yang ditentukan dengan membawa identitas diri.

Page: 1 - 2

Ada Promo Cashback untuk Pembayaran Aplikasi & Game di Playstore dengan ShopeePay, Ini Caranya

Asyik, Penerima Banpres Produktif UMKM Tahun Lalu Bisa Dapat Lagi Tahun Ini? Ini Ketentuannya